UIN Jakarta Peduli

Diorama, PSGA UIN Jakarta – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menggelar kegiatan UIN JAKARTA PEDULI, pada hari Kamis, 6 April 2017. Rangkaian kegiatan UIN JAKARTA PEDULI terdiri dari 3 acara, antara lain: Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja, Deteksi Dini Kanker Serviks dan Pengobatan Gratis yang dilaksanakan pukul 08.00-15.00 WIB di Ruang Diorama dan UNI Club Auditorium Prof. Dr. Harun Nasution.

Kegiatan yang dibuka oleh Rektor, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA ini ditujukan sebagai bentuk kepedulian UIN kepada Dosen, Karyawan, Mahasiswa dan Masyarakat sekitar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam sambutanya, Rektor mengatakan “Terpenting adalah sehat caranya dengan menjaga pola hidup sehat dan healty culturenya, serta harus membentuk paradigma sehat.” Masih menurut rektor, dengan adanya kegiatan seperti ini yang diselenggarakan secara rutin berarti kita ikut menjadikan bangsa Indonesia yang sehat dan cerdas.

Kegiatan Seminar Kesehatan Reproduksi Remaja menyajikan bahasan mengenai “Kesehatan Reproduksi Remaja” yang dipresentasikan oleh dr. Budiningtyas, Sp.OG dan materi tentang psikologi mengenai “Konsep diri, Harga Diri, dan Perilaku Seksual Remaja” yang disampaikan oleh Sophie Dwiyanti, S.Psi, Psikolog.

Kegiatan Deteksi Dini Kanker Serviks dan Pengobatan Gratis dimulai dengan registrasi peserta. Setelah itu peserta Deteksi Dini Kanker Serviks akan diarahkan ke UNI CLUB untuk dilakukan anamnesis mengenai riwayat reproduksi dan dilakukan pemeriksaan awal sebelum dilakukan Deteksi Dini Kanker Serviks berupa pemeriksaan papsmear. Setelah peserta Deteksi Dini Kanker Serviks dilakukan pemeriksaan papsmear, peserta diperbolehkan pulang dan hasil pemeriksaan papsmear akan diketahui setelah 2 minggu dari pemeriksaan dilakukan.

Pada pengobatan gratis. Setelah peserta melakukan registrasi, peserta akan diberikan nomor urut. Alur pengobatan gratis yaitu setelah nomor urut peserta dipanggil, peserta akan dilakukan pemeriksaan awal yang terdiri dari penimbangan berat badan, tinggi badan, dan pengecekan tanda-tanda vital. Kemudian peserta diarahkan ke meja dokter untuk dilakukan pemeriksaan terkait keluhan peserta. Setelah itu dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah, asam urat, dan kolesterol sesuai indikasi dokter. Dan terakhir peserta dapat mengambil obat di Depo Farmasi sesuai resep.

Antusis peserta yang mengikuti Deteksi Dini Kanker Serviks (Pap Smear) dan Pengobatan cukup banyak. Menurut salah satu peserta pengobatan gratis, “kegiatan semacam ini sangat membantu untuk menjaga kita selalu sehat, semoga tidak hanya setahun sekali tapi bisa dua kali” tuturnya sambil tersenyum.